Jawa Timur

Korban Karhutla Bromo Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah korban meninggal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo bertambah menjadi enam orang setelah petugas keamanan hotel, Suraji, meninggal dunia pada Jumat (23/10/2026).

Korban Karhutla Bromo Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kembali bertambah menjadi enam orang. Korban terbaru adalah Suraji, petugas keamanan Artotel Bromo, yang mengembuskan napas terakhir pada Jumat (23/10/2026) setelah menjalani perawatan intensif selama sembilan hari.

Suraji meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, akibat luka bakar serius yang dideritanya saat membantu memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, membenarkan kabar duka tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada keluarga korban.

Sebelum dirujuk ke Surabaya, Suraji sempat menerima penanganan medis di Puskesmas Sukapura dan RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo. Namun, kondisinya yang kritis membutuhkan perawatan lanjutan di RSUD Dr. Soetomo. Tim medis telah berupaya maksimal, termasuk melakukan operasi cangkok kulit, namun kesehatannya terus memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia.

Enam Orang Meninggal Saat Berupaya Memadamkan Api

Peristiwa karhutla yang merenggut nyawa ini terjadi pada Kamis (15/10/2026) di kawasan perbukitan Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Kebakaran melanda kawasan Bukit Kembang Puncak Sari dan Pusung Lingker, yang berdekatan dengan wilayah Mentigen, Gunung Bromo.

Saat berupaya mengendalikan kobaran api, enam orang yang terdiri atas petugas TNBTS, relawan, dan karyawan hotel mengalami luka bakar. Empat korban meninggal dunia pada hari kejadian, sementara dua lainnya sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Munawi, anggota Masyarakat Mitra Polhut (MMP), meninggal dunia pada Senin (19/10/2026) di RSUD Dr. Soetomo, disusul oleh Suraji empat hari kemudian di rumah sakit yang sama, sehingga total korban jiwa menjadi enam orang.

Daftar Enam Korban Meninggal Karhutla Bromo

Berikut adalah identitas enam korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo pada 15 Oktober 2026:

Nama KorbanKeterangan
SukarisPetugas Balai Besar TNBTS
Hendra Rony WagiyanataPetugas Balai Besar TNBTS
Sefril ArdiansyahPetugas keamanan hotel
Wisnu Yudha PratamaKaryawan Artotel Bromo
MunawiAnggota Masyarakat Mitra Polhut
SurajiPetugas keamanan Artotel Bromo

Jenazah Suraji, warga Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat pada Jumat (23/10/2026) dengan dihadiri keluarga, masyarakat, unsur pemerintah daerah, pengelola TNBTS, serta perwakilan kepolisian.

Pemprov Jawa Timur Tanggung Penanganan Medis Korban

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan bahwa pemerintah provinsi terus memantau perkembangan kondisi korban karhutla Bromo yang menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo. Pihak rumah sakit telah berupaya memberikan penanganan medis secara maksimal terhadap dua korban yang sebelumnya dalam kondisi kritis. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan penanganan medis para korban menjadi prioritas tanpa terkendala masalah administrasi.

Sementara itu, Polres Probolinggo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menekankan pentingnya keselamatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Kepolisian masih melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menewaskan enam orang tersebut. Masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan dan segera melaporkan titik api kepada petugas.