Danramil 0507/Pabuaran Hadiri Kegiatan Pembekalan Brigade Tahun 2025, Angkatan 08 di UPTD Kecamatan Patokbeusi

Ket Foto : Danramil 0507/Pabuaran, Kaptn Inf. Odiyarto (Istimewa).

SUBANG | BEWARA.CO.ID | Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar kegiatan pembekalan bagi Brigade Pangan tingkat kecamatan, yang dilaksanakan di Kantor UPTD Pertanian Kecamatan Patokbeusi Subang, Selasa, (18/11/2025).

Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari dari mulai hari selasa sampai hari kamis, (18-20/11/2025).

Bacaan Lainnya

Adapun kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa desa di wilayah UPTD Pertanian Kecamatan Patokbeusi diantaranya Desa Jatiragas Hilir, Desa Gempolsari dan Desa Ciberes, hal ini sebelumnya beberapa desa sudah selesai pembekalan.

Ket Foto : Istimewa

Sementara itu, pembekalan ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Perwakilan (Polbangtan) Bogor yang diwakili Erwin Subhandono, Sekretaris Dinas Pertanian Subang Ir. Asep Heryana M.S.i , Kepala UPTD Pertanian Haris Ismail ,perwakilan penyuluh Shanti Agustringsih, Danramil 0507/Pabuaran, Kapten Inf. Odiyarto bersama Anggota Koramil 0507/Pabuaran  Serma Budiono serta para petani dari tiga desa.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Ir. Asep Heryana M.Si, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan swasembada pangan di tingkat desa.

Sedangkan dalam kegiatan ini, menyampaikan materi meliputi kebijakan swasembada pangan, strategi kolaborasi multi-stakeholder, metode pendampingan efektif, hingga tata kelola kelembagaan Brigade Pangan.

Ket Foto : Istimewa

Bahkan diskusi interaktif juga menjadi highlight kegiatan, tentunya membahas tantangan riil seperti pengelolaan alsintan, pemasaran hasil panen, dan penguatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan alsintan, ketersediaan air, dan benih unggul, dan menjadi langkah konkret menuju kemandirian pangan di wilayah Kecamatan Patokbeusi.

Sementara itu, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Patokbeusi, Haris Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan brigade pangan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Pembekalan seperti ini bukan hanya kegiatan pelatihan, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter SDM pertanian yang tangguh. Kami ingin membangun generasi penyuluh dan petani muda yang berdaya saing,” jelas Haris.

Sementara itu, melalui pembekalan ini, peserta belajar pun tidak hanya menerima materi terkait teknik bertani saja, namun mereka pun mendapatkan pembelajaran terkait, kepemimpinan, manajemen lapangan, dan kerja sama tim yang menjadi kunci keberhasilan program Brigade Pangan.

Selanjutnya, Danramil 0507/Pabuaran, Kapten Inf. Odiyarto mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan yang telah diprogramkan oleh pemerintah.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai Aparat Teritorial sekaligus memotivasi petani dan generasi milenial agar lebih semangat lagi dalam mengolah lahan, merawat tanaman dan meningkatkan produksi tanaman khususnya yang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Kapt. INF. Odiyarto, saat di temui bewara.co.id.,

Kapt Inf. Odiyarto juga menambahkan bahwa, keberadaan Aparat Teritorial sendiri adalah sebagai motor penggerak kemajuan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga dapat mewujudkan ketahanan pangan sebagai pilar perekonomian bangsa.

“Pentingnya Pembekalan Brigade Pangan (BP) ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, serta meningkatkan efisiensi, kepastian pasar, dan kualitas produksi pangan di tingkat lokal,” jelasnya.

Bahkan hal ini, Danramil juga menjelaskan bahwa, melalui pembekalan ini Brigade Pangan (BP ) yang melibatkan generasi milenial ini diharapkan lahan-lahan yang sudah mendapat bantuan kegiatan oplah dapat dikelola secara maksimal sehingga terdapat peningkatan IP dan prioritas yang akan mendongkrak produktivitas secara Nasional.

“Saya harap, generasi muda milenial untuk berkecimpung dan melakukan regenerasi di dunia pertanian. Untuk itu kepada para Babinsa kami berharap Pembekalan Brigade Pangan (BP) dapat meningkatkan daya tarik generasi muda milenial untuk berkecimpung dan melakukan regenerasi di dunia pertanian,” pungkas Kapt. Inf. Odiyarto. (wan/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *