Gandeng Pengusaha Lokal, Pemdes Lengkong Lakukan Betonisasi Jalan Poros Desa Sepanjang 100 Meter

SUBANG | BEWARA.CO.ID | Melalui anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan di wilayah Desa Lengkong, Jalan poros Desa di Dusun Cikuda RT. 22,23/06 Desa Lengkong Kecamatan Cipeundeuy Subang di cor (betonisasi). Sabtu, (09/05/2026).

Adapun pengecoran jalan poros desa ini, dengan panjang 100 meter dan lebar 4 meter.

Bacaan Lainnya

Sementara, anggaran pengecoran jalan poros desa ini pun didasari oleh anggaran swadaya pengusaha di Desa Lengkong.

Ket Foto : Istimewa

Kepala Desa Lengkong, Ade Nana mengatakan bahwa, pengecoran jalan poros desa ini berawal keluhan warga masyarakat desa Lengkong adanya jalan poros desa yang berlobang.

“Awalnya adanya keluhan warga, dan selanjutnya, kami lakukan sosialisasi kepada para pengusaha yang ada di lingkungan Desa Lengkong tentunya melalui Program SCR, dan Alhamdulillah baru di realisasi saat ini. Baru dua Pengusaha yang sudah merealisasi kan pembangunan atau pengecoran jalan ini, semoga kedepannya, para pengusaha tersebut dapat menggelontorkan program CSR nya untuk kepentingan warga,” ujar Ade Nana.

Hal ini, Ade Nana juga mengucapkqn terimakasih kepada para pengusaha khususnya warga Desa Lengkong yang telah memberikan CSR nya untuk perbaikan jalan poros Desa Lengkong ini.

Ket Foto : Istimewa

“Saya ucapkan terimakasih kepada para pengusaha diantaranya, H. Ardi selaku pengusaha ayam, dan Hj. Ramah yang juga sebagai pengusaha ayam. Besar harapan kami, pengecoran jalan ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami dan juga masyarakat Desa Lengkong,” ungkapnya.

Sementara itu, program CSR dari dua Pengusaha ini berupa material cor yang siap siap digelar.

Sementara itu, pantauan bewara.co.id, warga masyarakat atau pun para pengguna jalan merasa senang dan berterima kasih dengan adanya perbaikan jalan, terutama di jalan poros Desa Lengkong yang sebelumnya rusak parah.

Ket Foto : Istimewa

Sehingga dengan pengecoran jalan ini dinilai sebagai solusi jangka panjang agar jalan tidak cepat rusak atau menjadi “proyek abadi“.

Sedangkan jalan poros desa yang dicor ini tentunya memudahkan mobilitas warga, memperlancar ekonomi, dan meningkatkan aksesibilitas ke fasilitas umum. (wan/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *