SUBANG | BEWARA.CO.ID | Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han mengikuti video Conference (Vicon) Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 Provinsi Jawa Barat di wilayah Kodim 0605/Subang, yang bertempat di Aula Pamungkas Makodim 0605/Subang Jl. Mayjen Sutoyo No 27 Subang. Senin (6/11/2023)
Sementara kegiatan vicon tersebut dipimpin langsung Kepala Satuan Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E.,M.Si.
Melalui Vicon, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E.,M.Si, mengapresiasi setinggi-tingginya atas deklarasi Pemilu karena mendapatkan kehormatan untuk berdiri di tengah-tengah Forkopimda Jawa Barat untuk bertatap muka langsung dan menjalin silaturahmi.
“Dengan di gelarnya kegiatan ini, Kami bisa langsung bersilaturahmi degan Forkopimda Jawa Barat,” ujarnya.
Selanjutnya, Kasad mnambahkan bahwa, tahun 2023 sudah memasuki tahun politik, menjelang pelaksanaan pesta demokrasi bangsa Indonesia yaitu Pemilihan Presiden, Legislatif dan Kepala Daerah 2024 secara serentak.
“Tidak dapat dipungkiri kita dibayang-bayangi dengan adanya sikap fanatis yang berlebihan untuk mendukung salah satu pasangan tertentu kondisi tersebut secara langsung berpotensi memicu konflik antar golongan yang mengarah pada disintegrasi bangsa dan hal itu tidak kita harapkan dan kita wajib jaga bersama,” ungkapnya.
Semantara itu, Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han mengatakan bahwa, Deklarasi Pemilu Damai 2024 tingkat Kabupaten Subang sudah dilaksanakan beberapa kali, hal ini tentunya sepakat untuk Pemilu tahun 2024 di wilayah Kabupaten Subang berjalan dengan damai dan kondusif.

Bambang Raditya juga menambahkan bahwa, dinamika perkembangan politik pemilu serentak 2024 kini sudah mulai meningkat, sehingga perlu dikawal ketat agar tidak terjadi perpecah belahan di masyarakat.
“Apalagi pesta demokrasi ini akan menentukan nasib bangsa kedepan, sehingga jangan sampai hajat demokrasi lima tahunan ini dibuat kesempatan oleh oknum untuk pemecah belahan bangsa kita,” imbuhnya.
Selanjutnya, Dandim juga menghimbau, masyarakat supaya pintar dan bijak dalam menggunakan media sosial, jangan sampai terprovokasi oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan salah satu calon yang dapat memecah-belahkan bangsa ini.
“Jangan sampai dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan. Ramaikanlah pesta demokrasi ini dengan baik dan jujur jangan memprovokasi satu sama lain,” jelasnya.
Sedangkan isi dari deklarasi pemilu damai tahun 2024 tingkat Provinsi Jawa Barat diantaranya,
1. Akan melaksanakan pemilu tahun 2024 yang damai dan kondusif untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat.
2. Akan mematuhi dan mentaati segala bentuk peraturan dan ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan pemilu tahun 2024 sesuai dengan koridor hukum.
3. Menolak upaya upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat, menghindari kegiatan yang bersifat provokatif, menghasut, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu sara dalam melaksanakan pemilu tahun 2024.
4. Akan menciptakan situasi dan kondisi tetap kondusif di wilayah hukum Polda Jabar.
Sementara itu, dalam kegiatan tersebut hadir pula Unsur Forkopimda Subang serta elemen masyarakat serta para tamu undangan lainnya. (Rls/Wan/Red)





