Inovasi atau Tertinggal! Pj. Bupati Subang Tantang Daerah untuk Berinovasi di SIF 2024

Ket Foto : Istimewa

SUBANG | BEWARA.CO.ID | Pj. Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd, secara resmi membuka Subang Innovation Festival (SIF) 2024, yang bertempat di Alun-alun Kabupaten Subang, Rabu (25/09/2024).

Sementara kegiatan ini pun tentunya, sebuah ajang inovasi yang bertujuan memperkuat daya saing daerah melalui jejaring inovasi.

Bacaan Lainnya

Sedangkan festival ini pun dengan mengusung tema “Membangun Jejaring Inovasi untuk Pembangunan Berdaya Saing“.

Sementara acara ini juga merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yang bertujuan memfasilitasi kreativitas dan inovasi masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah.

Kepala BP4D Subang, Iwan Syahrul Anwar, S.S.Tp, dalam sambutannya mengatakan bawha, perjalanan inovasi di Subang sejak tahun 2020, sehingga salah satunya program Labinop (Laboratorium Inovasi) yang telah memicu pertumbuhan inovasi di lingkungan pemerintah daerah. Sedangkan pada tahun 2023, Subang berhasil mencatatkan 212 inovasi, dengan peringkat inovasi daerah yang kini berada di posisi ke-68 dari 415 kabupaten/kota di Indonesia.

Ket Foto : Kepala BP4D Subang, Iwan Syahrul Anwar, S.S.Tp,

“Semangat inovasi harus terus menggeliat, dan Subang Innovation Festival 2024 ini adalah bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan pelayanan publik,” ujar Iwan.

Sementara itu, sebagai puncak acara, Pj. Bupati Subang, Dr. Imran kemudian meluncurkan logo resmi Subang Innovation Festival 2024, yang menjadi simbol dimulainya kompetisi inovasi di berbagai bidang, termasuk pendidikan, teknologi, pangan, dan ekonomi kreatif.

Hal tersebut tentunya, Pj. Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd, dalam sambutannya, menyatakan bahwa, ketiga kalinya hari itu dia berbicara mengenai inovasi, menekankan bahwa transformasi di berbagai sektor sangat diperlukan untuk memastikan Subang dapat bersaing di masa depan.

Dr. Imran menggarisbawahi dampak besar dari disrupsi teknologi, terutama yang dipicu oleh pandemi Covid-19, bahkan ia pun mencontohkan bagaimana dunia telah berubah drastis akibat perkembangan teknologi, mulai dari rapat yang dilakukan secara daring hingga kemajuan teknologi kedokteran jarak jauh, seperti operasi lintas negara yang dapat dilakukan dengan bantuan teknologi.

“Kita tidak pernah membayangkan bahwa teknologi akan membawa perubahan sebesar ini. Bahkan, sekarang mahasiswa di Cina lebih memilih mempelajari teknologi kedokteran, bukan lagi ilmu kedokteran murni,” ucap Imran.

Ket Foto : Istimewa

Sehingga hal ini, Imran juga mengingatkan bagaimana inovasi menjadi kunci kesuksesan banyak perusahaan global, sekaligus penyebab kejatuhan bagi yang tidak berinovasi.

“Dulu, siapa yang tidak kenal Nokia atau IBM? Mereka kalah karena lambatnya inovasi. Perusahaan yang besar dan sukses, seperti Apple dan Samsung, lahir dari kemampuan berinovasi yang cepat dan adaptif. Ini adalah pelajaran penting bagi kita semua, termasuk Subang, untuk terus berinovasi jika ingin tetap relevan,” tuturnya.

Selanjutya, Dr. Imran menekankan bahwa inovasi harus menjadi semangat yang dihidupkan oleh semua elemen masyarakat, terutama anak muda dan pelajar, yang akan memegang peran penting dalam kemajuan Subang ke depan.

“Subang tidak bisa lagi berjalan. Kita harus berlari, bahkan melompat, agar bisa mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Indonesia,” imbuhnya dengan penuh semangat.

Selain itu, Imran juga menyoroti pentingnya digitalisasi pemerintahan, yang menurutnya akan menjadi fondasi masa depan Subang.

Ket Foto : Istimewa

“Kita harus siap menghadapi masa depan di mana semua sistem pemerintahan akan beralih ke teknologi digital. Subang harus siap mengikuti tren ini jika ingin maju,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Dr. Imran menyampaikan harapannya agar Subang Innovation Festival dapat melahirkan inovasi-inovasi baru yang tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.

“Saya harap melalui festival ini, kita dapat menemukan inovasi-inovasi yang luar biasa dari anak-anak muda kita, ASN, dan berbagai elemen masyarakat, yang akan membawa Subang menjadi daerah yang lebih maju dan inovatif,” jelasnya.

Acara ini ditutup dengan penampilan band akustik, menciptakan suasana penuh kegembiraan dan semangat bagi seluruh peserta.

Subang Innovation Festival 2024 akan berlanjut dengan proses penjurian selama sebulan ke depan, dan awarding ceremony akan diadakan pada 12 November 2024. (wan/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *