SUBANG | BEWARA.CO.ID | Jelang Natal dan Tahun Baru, Kapolres Subang, AKBP. Sumarni S.Ik, S.H, M.H, bersama Dandim 0605/Subang, Letkol Inf. BAmbang Raditya M.Han, gelar silaturahmi Kamtibmas, dengan para Kades, tokoh Agama, tokoh masyarakat, RT/RW dan Oramas Se- Kecamatan Ciasem Subang, yang di laksanakan di Aula Auditorium BBPadi Sukamandi, Senin malam (19/12/2022)
Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas lintas sektoral ini pun di pimpin langsung, Kapolres Subang AKBP Sumarni, didampingi Dandim 0605/Subang Letkol Inf. Bambang Raditya, beserta Kapolsek Ciasem Kompol Dede Suherman, Danramil 0506/Ciasem Kapten Arm. Agus Suprijadi, Camat Ciasem Eza Zhaiton Thowi Anshari, para PJU Polres Subang, para Kepala Desa se-Kecamatan Ciasem dan juga para tamu undangan lainnya.
Ketua APDESI Kecamatan Ciasem, atau Kepala Desa Pinangsari H. Adang Sarifudin, mengatakan bahwa, pihaknya mengapresiasi atas kehadiran KApolres dan juga Dandim Subang, di tengah-tengah masyarakat di wilayah Kecamatan Ciasem.
“Terimaksih dan selamat datang Ibu Kapolres bersama rombongan, tentunya ini sebagai silaturahmi dengan kamindari warga masyarakat Pantura Subangm khususnya di wilayah Kecamatan Ciasem,” ujar A. Adang Sarifudin.

Camat Ciasem, Eza Zhaiton Thowi Anshari, mengatakan bahwa, tentunya kegiatan ini salah satu bentuk sinergitas TNI, Polri dengan Forkopimcam, para Kepala Desa, dan juga elemen masyarakat lainnya.
“Semoga dapat bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat ciasem, atas nama pemerintah Kecamatan Ciasem menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya untuk Ibu Kapolres Subang bersama Dandim 0605/Subang, yang bersilaturhami dengan masyarakat Ciasem, semoga dengan pertemuan ini bisa bersilaturahmi dan dapat memecahkan segala persoalan di kecamatan Ciasem,” ungkap Eza.
Kapolres Subang, AKBP. Sumarni mengajak kepada seluruh tamu undangan untuk bersama-sama menjaga kondusifitas jelang Natal dan tahun baru. Menyikapi aksi teror di Astana Anyar Bandung, tentunya agar seluruh lapisan masyarakat lebih berhati-hati dan melihat di sekitar lingkungan nya apabila ada yang mecurigakan.
“Hal ini tentunya kami mohon bantuannya kepada seluruh tokoh masyarakat agama agar melaporkan kepada kepolisian, apabila ada napiter di wilayahnya jangan mengucilkan nya harus bisa merangkul dan mengajak mereka tidak lagi terlibat dan tidak kembali arah Radikalisme. Ada 10 orang napiter di wilayah Kecamatan Ciasem untuk Bertani untuk masa depan dan kita sama- sama menjaga aktifitas mereka. Kita harus waspada di sekitar kanan kiri dan di lingkungan kita. Dan saya tekankan kepada Forkopimcam jangan biarkan peredaran dan penjualan narkoba dan miras di wilayahnya sampaikan edukasi terlebih dahulu kalo tidak ada perubahan lakukan penindakan,” ungkap AKBP. Sumarni.

Sumarni juga mengajak seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan Ciasem agar tingkatkan kembali Satkamling dan Pos ronda malam di hidupkan kembali.
“Kepala Desa Jangan sampe ada Penjual miras, Judi Togel dan Judi Sambung ayam apabila ditemukan akan di tindak tegas. Agar himbaw kepada masyarakat untuk menggunakan helm tertib berlalu lintas. Jelang Nataru agar bersama-sama menjaga kondusifitas,” ucap Kapolres Subang.
Selanjutnya, Kapolres Subang juga menambahkan bahwa, Muspika Ciasem agar memberikan arahan kepada Kepala Desa untuk membentuk 1 Desa mempunyai 1 UMKM, dan tentunya jangan banyak Pungli oleh pihak Pemdes terhadap beberapa Perusahaan di lingkungan nya.
Hal ini, Kapolres bersama Dandim juga menerima dan mendengarkan arahan atau pun berbagai pertanyaan dari warga masyarakat yang turut hadir adalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas tersebut.
Kepala Desa Dukuh Ade Godam, menyatakan bahwa, apabil adanya pelaku kejahatan tertangkap oleh warga suka di pukul oleh warga.
“Apabila ada ada pelaku tertangkap, himbau warganya agar tidak main hakim sendiri, dan segera di bawa ke pihak berwajib atau Kantor Polsek terdekat,” ungkap AKBP. Sumarni.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Desa Dukuh, Nono Kartono mengatakan terkait maraknya penjualan miras sudah sampai ke sekolah dari mulai tingkat SMP dan SMA, dan tentunya menurutnya, pihak Polsek Ciasem pun sudah berbuat dan memberikan himbauan di sekolah-sekolah, akan tetapi terkait masih lemahnya aturan perda, apa usaha dan sinergi untuk miras dihilangkan.
“Hal ini upaya kami sudah sampaikan kepada bupati untuk revisi perda dan diharapkan peran RT RW lebih aktif apabila ada penjual segera di himbau kepada Penjual miras tersebut dan laporkan kepada pihak kepolisian, dan kalaupun masih ada, lakukan tindak dan laporkan ke Kasat Narkoba. imbuh Kapolres Subang.
Selanjutnya, Satgas Desa Sukamandijaya, Dadang mengatakan bahwa, adanya anak-anak di bawah umur yang melakukan atau mengkonsumsi Lem dan Obat Komik bagaimana sanksinya dan solusinya, sedangkan mereka adalah anak-anak di bawah umur.
“Untuk anak-anak mengkonsumsi Lem agar dihimbau orang tuanya, tentunya hal ini untuk di bawa ke tempat rehabilitasi, dan apabila ada anak-anak yang melanggar hukum bisa di hukum dan tetap ada proses undang undang perlindungan anak,” ucap AKBP. Sumarni.
Sementara itu, Dandim 0605/Subang, Letkol Inf. Bambang Raditya mengatakan bahwa, terkait kenakalan remaja merupakan tanggung jawab kita bersama, tentunya pihak Desa mempunyai, Karang Taruna hal ini agar bersama-sama melakukan kegiatan positif kepada anak-anak tersebut dan lakukan kegiatan Olahraga.
“Intinya mereka diberikan kegiatan positif yang lain nya selain masalah media sosial, sedangkan pihak RT/RW juga lakukan Kegiatan di hari hari tertentu di bidang keagamaan dan olahraga,” jelas Letkol Inf, Bambang Raditya.
Selanjutnya Bambang pun menambahkan bahwa, terkait Napiter yang ada di wilayah Kecamatan Ciasem tersebut, agar merangkul mereka jangan sampai mendiskiminalisikan mereka, maka dari itu saling peduli dan bertoleransi dengan mereka. Agar di hidupkan kembali kumpul dalam bentuk kegiatan ronda malam dan kegiatan yang positif dengan warga lingkungan masing-masing.
“Insya Allah mudah-mudahan jelang Natal dan tahun baru dalam kondusif aman dan lancar khususnya di Wilayah Kabupaten Subang, yang tepat nya di Kecamatan Ciasem ini,” tutup Bambang Raditya. (Red)





