Ragam

Kalender Jawa November 2026 Lengkap dengan Weton dan Neptu 1–30 November

Kalender Jawa November 2026 lengkap dengan weton, pasaran, neptu, tanggal Jawa, dan hari penting sepanjang bulan.

Kalender Jawa November 2026 Lengkap dengan Weton dan Neptu 1–30 November

Kalender Jawa November 2026 lengkap dengan weton dan neptu dapat digunakan untuk mengetahui hari pasaran, tanggal Jawa, serta perhitungan tradisional sepanjang bulan. November 2026 terdiri atas 30 hari, dimulai pada Minggu Pahing dan berakhir pada Senin Legi.

Berdasarkan penanggalan Jawa tahun 1960 Be dalam kurup Asapon, November 2026 bertepatan dengan dua bulan Jawa, yakni Jumadilawal dan Jumadilakhir. Tanggal 1 November 2026 jatuh pada 20 Jumadilawal 1960, sedangkan 1 Jumadilakhir 1960 bertepatan dengan Kamis Pon, 12 November 2026.

Selain mengetahui weton kelahiran, kalender Jawa masih digunakan oleh sebagian masyarakat sebagai rujukan dalam berbagai tradisi, seperti menentukan waktu hajatan, pernikahan, pindah rumah, dan kegiatan adat lainnya.

Kalender Jawa November 2026 lengkap dengan weton dan neptu

Berikut daftar kalender Jawa November 2026 mulai tanggal 1 hingga 30, dilengkapi hari pasaran, nilai neptu, dan tanggal dalam penanggalan Jawa.

Tanggal MasehiWetonNeptuTanggal Jawa
1 November 2026Minggu Pahing1420 Jumadilawal 1960
2 November 2026Senin Pon1121 Jumadilawal 1960
3 November 2026Selasa Wage722 Jumadilawal 1960
4 November 2026Rabu Kliwon1523 Jumadilawal 1960
5 November 2026Kamis Legi1324 Jumadilawal 1960
6 November 2026Jumat Pahing1525 Jumadilawal 1960
7 November 2026Sabtu Pon1626 Jumadilawal 1960
8 November 2026Minggu Wage927 Jumadilawal 1960
9 November 2026Senin Kliwon1228 Jumadilawal 1960
10 November 2026Selasa Legi829 Jumadilawal 1960
11 November 2026Rabu Pahing1630 Jumadilawal 1960
12 November 2026Kamis Pon151 Jumadilakhir 1960
13 November 2026Jumat Wage102 Jumadilakhir 1960
14 November 2026Sabtu Kliwon173 Jumadilakhir 1960
15 November 2026Minggu Legi104 Jumadilakhir 1960
16 November 2026Senin Pahing135 Jumadilakhir 1960
17 November 2026Selasa Pon106 Jumadilakhir 1960
18 November 2026Rabu Wage117 Jumadilakhir 1960
19 November 2026Kamis Kliwon168 Jumadilakhir 1960
20 November 2026Jumat Legi119 Jumadilakhir 1960
21 November 2026Sabtu Pahing1810 Jumadilakhir 1960
22 November 2026Minggu Pon1211 Jumadilakhir 1960
23 November 2026Senin Wage812 Jumadilakhir 1960
24 November 2026Selasa Kliwon1113 Jumadilakhir 1960
25 November 2026Rabu Legi1214 Jumadilakhir 1960
26 November 2026Kamis Pahing1715 Jumadilakhir 1960
27 November 2026Jumat Pon1316 Jumadilakhir 1960
28 November 2026Sabtu Wage1317 Jumadilakhir 1960
29 November 2026Minggu Kliwon1318 Jumadilakhir 1960
30 November 2026Senin Legi919 Jumadilakhir 1960

Dari daftar tersebut, weton dengan neptu tertinggi sepanjang November 2026 adalah Sabtu Pahing pada 21 November dengan nilai 18. Sementara itu, nilai neptu terendah terdapat pada Selasa Wage, 3 November 2026, yakni 7.

Terdapat pula sembilan tanggal dengan neptu 15 atau lebih, yakni 4, 6, 7, 11, 12, 14, 19, 21, dan 26 November 2026.

Dalam tradisi perhitungan Jawa, neptu merupakan salah satu unsur yang digunakan untuk menilai kecocokan waktu pelaksanaan kegiatan tertentu. Namun, besarnya nilai neptu tidak secara otomatis menentukan baik atau buruknya suatu hari karena terdapat perhitungan adat lainnya.

Hari penting dalam kalender Jawa November 2026

Selain pergantian pasaran setiap lima hari, terdapat sejumlah tanggal yang memiliki makna khusus dalam penanggalan Jawa pada November 2026.

12 November 2026: Awal Jumadilakhir 1960

Kamis, 12 November 2026, bertepatan dengan weton Kamis Pon dan memiliki neptu 15.

Dalam perhitungan kalender Jawa yang digunakan pada daftar ini, tanggal tersebut menjadi awal bulan Jumadilakhir 1960, setelah berakhirnya bulan Jumadilawal pada Rabu Pahing, 11 November 2026.

Pergantian bulan tersebut dapat menjadi acuan masyarakat yang masih menggunakan tanggal Jawa untuk mencatat kegiatan keluarga maupun keperluan adat.

24 November 2026: Selasa Kliwon atau Anggara Kasih

Tanggal 24 November 2026 jatuh pada Selasa Kliwon dengan neptu 11, bertepatan dengan 13 Jumadilakhir 1960.

Dalam tradisi yang dicantumkan pada kalender Pancawara, tanggal ini juga disebut Anggara Kasih. Selasa Kliwon termasuk kombinasi hari dan pasaran yang memiliki makna khusus dalam sejumlah kepercayaan dan tradisi masyarakat Jawa.

Karena pergantian hari dalam penanggalan Jawa berlangsung sejak Magrib, malam Selasa Kliwon dimulai setelah Magrib pada Senin, 23 November 2026.

Cara menghitung weton dan neptu dalam kalender Jawa

Weton merupakan gabungan antara hari dalam siklus tujuh hari dan pasaran dalam siklus lima hari. Lima pasaran tersebut terdiri atas Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Kedua siklus itu berjalan bersamaan dan menghasilkan 35 kombinasi weton yang berulang setiap 35 hari atau satu selapan.

Sementara itu, neptu merupakan nilai yang diperoleh dengan menjumlahkan angka hari dan angka pasaran berdasarkan perhitungan tradisional Jawa.

Nilai neptu hari

HariNilai neptu
Minggu5
Senin4
Selasa3
Rabu7
Kamis8
Jumat6
Sabtu9

Nilai neptu pasaran Jawa

PasaranNilai neptu
Legi5
Pahing9
Pon7
Wage4
Kliwon8

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada Minggu, 1 November 2026, memiliki weton Minggu Pahing. Hari Minggu bernilai 5, sedangkan pasaran Pahing bernilai 9, sehingga jumlah neptunya adalah 14.

Contoh lainnya adalah Selasa Kliwon pada 24 November 2026. Hari Selasa memiliki nilai 3 dan Kliwon bernilai 8, sehingga neptunya berjumlah 11.

Perhitungan tersebut dikenal dalam tradisi petungan Jawa dan digunakan untuk berbagai kepentingan adat, termasuk menghitung weton kelahiran dan kecocokan hari.

Perbedaan kalender Jawa dan kalender Masehi

Kalender Jawa mempunyai sistem penanggalan yang berbeda dari kalender Masehi. Salah satu perbedaannya terletak pada waktu pergantian hari.

Dalam kalender Masehi, pergantian tanggal berlangsung pada pukul 00.00. Sementara itu, dalam tradisi penanggalan Jawa, pergantian hari dihitung sejak matahari terbenam atau waktu Magrib.

Perbedaan tersebut perlu diperhatikan ketika menentukan weton kelahiran, khususnya bagi seseorang yang dilahirkan pada malam hari.

Sebagai contoh, kelahiran pada Senin malam setelah Magrib dapat dihitung masuk hari Selasa menurut tradisi penanggalan Jawa, meskipun tanggal Masehinya masih menunjukkan Senin.

Selain itu, konversi tanggal Jawa dapat berbeda satu hari antara beberapa kalender karena perbedaan metode perhitungan atau penetapan awal bulan.

Oleh karena itu, masyarakat yang menggunakan penanggalan Jawa untuk keperluan adat sebaiknya menyesuaikan perhitungan dengan pedoman kalender dan tradisi yang berlaku di lingkungan masing-masing.

Dengan daftar kalender Jawa November 2026 lengkap dengan weton dan neptu tersebut, masyarakat dapat mengetahui pasangan hari dan pasaran setiap tanggal, mulai Minggu Pahing pada 1 November hingga Senin Legi pada 30 November 2026.