SUBANG | BEWARA.CO.ID | Guna mempersiapkan generasi muda Indonesia menyongsong Indonesia Emas nanti, Kapolres Subang AKBP Sumarni, terus berkeliling ke sekolah/Pondok pesantren se-Kabupaten Subang diantaranya Pondok Pesantren Al-Azhar Mariuk Jl. Raya Mariuk, Tambakdahan Subang dan Yayasan Al-Jumhuri Pusat Ponpes modern Al-Jumhuriyah Desa Palasari, Ciater-Subang, Senin (3/10/2022).
Sementara kegiatan tersebut Kapolres Subang, AKBP. Sumarni di dampingi Kasat Intelkam Polres Subang, Kasat Res Narkoba Polres Subang, Kasat Binmas Polres Subang, Kasie Humas Polres Subang, Kapolsek Binong, Kapolsek Jalancagak, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Subang, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Subang, Kanit PPA Sat Reskrim Polres Subang.
Dalam kunjungan nya tersebut, AKBP Sumarni kepada pelajar, mengatakan bahwa, santri dan santriwati agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Maka dari itu, mari kita jaga NKRI, jaga keberagaman yang ada di Indonesia, jaga ketahanan pangan dan bersiap untuk menyongsong masa depan yang lebih baik lagi,” ungkap Kapolres Subang.
selanjutnya, AKBP Sumarni juga melakukan sosialiasi tentang antisipasi kejahatan, atau yang menyalahi aturan undang-undang.
“Jangan sampai santri atau pelajar terlibat tawuran, bulying, penyalahgunaan narkoba, menjadi pelaku atau korban kekerasan seksual dan lainnya,” ujar Sumarni.
Sementara, kegiatan tersebut tentunya di lanjutkan jugaterkait kekerasan seksual di tingkat pelajar, yang di sampaikan oleh Kanit PPA Polres Subang, AIPTU Nenden, dan juga terkait Operasi Zebra 2022, yang disampaikan oleh Kanit Unit Kamsel, IPDA Lintang, dan juga terkait bahaya Narkoba yang di sampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Subang, AKP. Ronih.
“Hal ini tentunya jangan sampai para santri dan santri wati tidak terjerumus ke hal-hal yang atidak baik,” jelasa AKBP. Sumarni.

Kapolres juga berharap agar pelajar/santri santriwati lebih kreatif dan inovatif sehingga punya kemandirian di bidang ekonomi. Diharapkan juga para santri memanfaatkan sumber alam yang ada di lingkungan sekolahnya misalnya dengan menanam tanaman pangan, beternak atau lainnya.
“Manfaatkan waktu luang untuk membuat produk UMKM, agar para santri ketika sudah lulus sekolah, mereka mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri,” harap Kapolares Subang.
Selanjutnya, usai penyampaian materi-materi yaang mengedukasi para santri dan santriwati tersebut, Kapolres juga melanjutkan tanya jawab dengan para santri dan santri wati. (Red)





