PRABUMULIH | BEWARA.CO.ID | Letti ocvariani Am.Keb, Lurah Muara Dua turun langsung cek situasi dan kondisi warga dan kondisi jalan Seminung Rt.02 Rw.05 paska hujan lebat sabtu malam (11/3/2023) lalu, yang menyebabkan aspal mengelupas dan banjir merendam rumah warga dibeberapa pemukiman masyarakat disekitarnya.
Kekompakan masyarakat rt 02 rw.05 patut diacungkan dua jempol karena minggu pagi langsung bekerja bakti gotong royong memperbaiki saluran saluran yang tersumbat akibat sampah dan debit air yang sangat besar melalui parit parit dijalan seminung.
Perlu diketahui bahwasanya parit parit/ selokan yg berada dijalan seminung sangatlah kecil sehingga untuk menampung atau menyalurkan air yang lewat apalagi dengan debit air hujan seperti malam minggu kemaren, air begitu begitu besar sehingga membludak sampai kejalan raya seminung hingga merusak aspal dan bantalan parit/selokan tersebut.
Kejadian ini menurut warga setempat bukanlah hal yang baru sudah sering sekali bahkan sudah beberapa kali dilaporkan kepihak pihak terkait agar ada tindakan yang signifikan mencegah bludaknya debit air bila hujan dan juga mencegah banjir yang masuk kerumah rumah warga namun sampai sampai saat ini belum juga ada tindakan dari pemerintahan.
Menurut Letti panggilan akrab ibu Sudah Muara Dua didampingi pak Rt 02 pak Rw 05 setelah melihat langsung menjelaskan perlunya tindakan dari pihak pemerintah terutama Pemkot Prabumulih terutama dinas PUPR untuk segera terjun langsung menyikapi hal tersebut dan sesegera mungkin mengambil tindakkan agar hal ini tidak terulang lagi dikhawatirkan berhubung cuaca yang tak bersahabat.

“Kondisi cuaca saat ini memang tidak menentu, tentunya hal ini besar kemungkinan terulang kembali,” ujar Letti.
Sementara itu, dengan membludaknya air yang melalui jalan seminung disebabkan derasnya air mengalir dari jalan sudirman patung kuda sampai supermaket, sarana bangunan sementara selokan air dijalan seminung tidak memadai sehingga membludak ke jalan belum lagi masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan ini terbukti banyak nya sampah ditemukan warga saat bergotong royong.
“Maka dari itu, kami tegaskan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, mari kita jaga keindahan lingkungan kita,” jelasnya. (VC/Red)





