SUBANG | BEWARA.CO.ID | Pemerintah Desa Sukasari Kidul, Majalengka melaksanakan kegiatan study banding ke Desa Wantilan. Jumat (30/05/2024).
Sementara acara tersebut dimulai dengan penyambutan hangat dari pemerintah Desa Wantilan yang berlangsung di GOR Jawara Desa Wantilan Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang.
Hal ini, Kepala Desa Wantilan, H Komarudin dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan dari Desa Sukasari Kidul Kabupaten Majalengka yang melakukan study banding ke Desanya.
“Alhamdulillah kami bisa bersilaturahmi dengan Pemerintahan dari Desa Sukasari Kidul Kabupaten Majalengka, semoga study banding ini bisa bermanfaat,” ucap Kades Wantilan.
Sementara itu, usai sambutan, Komarudin juga menyampaikan atau melakukan pengenalan profil Desa Wantilan yang mencakup kondisi geografis dan karakteristik wilayahnya.
“Informasi yang kami sampaikan ini tentunya untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai desa dan mempersiapkan rombongan dari Desa Sukasari Kidul untuk memahami konteks dari program pengelolaan sampah yang akan dipelajari,” ungkapnya.
Selanjutnya, usai penyambutan pun, pantauan bewara.co.id, rombongan Desa Sukasari kidul ini pun melanjutkan kunjungan ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) 3R dan Pusat Daur Ulang Sampah Desa Wantilan. Di sana, mereka mendapatkan penjelasan mengenai sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di Desa Wantilan, termasuk proses pemilahan, daur ulang, serta pemanfaatan kembali sampah untuk berbagai keperluan.
“Fokus utama dari study banding Desa Sukasari Kidul ini adalah mempelajari model pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan yang diterapkan di Desa kami yaitu Desa Wantilan, tentunya dengan tujuan untuk diadopsi dan diterapkan di Desa Sukasari Kidul MAjalengka,” ucap Komarudin.
Sementara itu, dalam kegiatan study banding tersebut, hadir pula berbagai pihak dari Pemdes Wantilan diantaranya, staf dan jajaran pemerintahan desa, para Kepala Dusun, perwakilan dari Yayasan Global Saemaul Indonesia (YGSI), Direktur Bumdes Jawara, ibu-ibu kader PKK Desa Wantilan, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Wantilan.
“Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam mendukung program pengelolaan sampah di Desa kami, serta memberikan inspirasi kepada Desa Sukasari Kidul untuk mengembangkan sistem serupa di wilayahnya,” jelasnya.
Komarudin juga dalam hal ini berharap, study banding ini dapat memberikan wawasan baru dan solusi praktis bagi pemerintah Desa Sukasari Kidul, tentunya dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah di desanya, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
“Semoga dapat bermanfaat, sehingga nanti kedepannya bagi Desa Sukasari Kidul ini bisa di terapkan dengan semaksimal mungkin,” pungkas Kepala Desa Wantilan Komarudin. (Wan/Red).





