SUBANG | BEWARA.CO.ID | Dua hari menjelang berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 115, Kodim 0605 Subang, di Desa Jalupang Kecamatan Kalijati Subang, personil Satuan Tugas (Satgas) TMMD, bersama warga masyarakat, persiapakan pembangunan Tugu Prasasti TMMD ke 115. Senin (7/11/2022).
Sementara tugu prasasti tersebut dibangun di perempatan Desa Jalupang, menuju Desa banggalamulya dan Dusun Tenjolaut dan juga ke perkampungan Desa Jalupang, tentunya sebagai tanda bahwa di tempat tersebut pernag hadir untuk membangun Desa.
Hal tersebut tentunya, hingga hari ini, Selasa (7/11/2022) siang, pengerjaan pembangunan tugu prasasti tersebut sudah memasuki tahap finishing. Dan tentunya sebelum TMMD ditutup tanggal 9 November 2022 mendatang.
Sementara dalam prastasti tersebut ada lima logo yang akan dicantumkan mengelilingi tugu prastasti, diantaranya Mabes TNI, Pemkab Subang, Korem 063/SGJ, Kodim 0605 Subang, dan juga Polda Jabar.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-115 Kodim 0605/Subang melalui Dan SSK TMMD ke-115 Kapt. Inf Alexgro Watulaga mengatakan bahwa, tujuan pembangunan tugu prasasti TMMD ke-115 Kodim 0605/Subang ini sebagai penanda kalau lokasi tersebut telah dilaksanakan kegiatan program TMMD. Serta sebagai simbol Kemanunggalan TNI dengan rakyat.”Kenapa kami bangun tugu prasasti ini?, karena hal tersebut memiliki tujuan agar masyarakat setempat selalu teringat dengan program TMMD di desanya selama sebulan penuh, yang di laksanakan oleh personil Satgas TMMD bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat,” ujar Kapt. Inf. Alexgro Watulaga.

Selanjutnya, Alexgro juga menambahkan bahwa, lewat prasasti ini, jalinan tali silaturahmi dan kedekatan TNI serta rakyat bisa saling mengikat.
“Tentunya hal ini kedekatan pasti akan terkenang, apalagi seluruh satgas TMMD pun sudah merasa dekat,” ungkap Kapt. Inf. Alexgro Watulaga.
Selanjutnya, Dan SSK TMMD ke 115 juga menambahkan bahwa, tugu prasasti dibangun personil Satgas TMMD bersama masyarakat sekitar.
“Tugu ini nantinya, agar masyarakat selalu teringat akan momen yang pernah dilalui bersama dalam membangun desa,” jelas Kapt. Alexgro Watulaga. (Red)





