SUBANG | BEWARA.CO.ID | Halal Bihalal merupakan acara tradisi penduduk Indonesia yang digelar saat di bulan Syawal atau di saat hari raya Idul Fitri dengan tujuan untuk saling memaafkan dan menjaga hubungan tali silaturahim.
Begitu pula dengan kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh keluarga besar SMP Negeri 3 Cipeundeuy Subang, bersama seluruh warga sekolah yakni kepala sekolah, guru, karyawan/staf dan seluruh peserta didik adalah untuk menjaga harmonisasi hubungan warga SMP Negeri 3 Cipeundeuy dengan meminta dan menerima maaf.
Acara yang diselenggarakan pada Rabu, (09/04/2025) bertempat di halaman SMP Negeri 3 Cipeundeuy Subang.
Sementara, kegiatan halal bihalal tahun ini diselenggarakan dengan para Guru pengajar, staf dan seluruh peserta didik tumpah ruah dalam suasana santai, bahagia namun tetap khidmat.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Cipeundeuy, Asep Rahmat Saepuloh, M.Pd, mengatakan bahwa, momentum halal bihalal dan silaturahim kali ini menjadi titik tolak bersama, dan penyatuhan visi dan misi sekolah untuk memberikan pelayanan yang sangat prima di satuan pendidikan yang dikelola bersama.
“Silaturahim ini menjadi ikrar kita bersama bahwa kita akan sama-sama membangun masa depan bangsa lewat kerja nyata yang mengedepankan kualitas dalam etos keja. Hal ini tentunya, guru menjadi garda terdepan dalam mencetak estafet kepemimpinan bangsa di masa depan, maka guru harus betul-betul memainkan peran maksimal di dalam proses pembelajaran. sebab proses yang baik dan terkonsep tidak akan mengingkari hasil,” ungkapnya.
Lebih lanjut Asep juga menambahkan bahwa, kebersamaan ini tidak hanya sebatas dalam kegiatan halal bihalal tetapi harus menjadi kebersamaan setiap hari dan setiap kegiatan.
“Kebersamaan yang indah ini akan menciptakan suasana yang harmonis antar warga sekolah,” imbuhnya.
Hal ini juga Asep mengatakan bahwa, silaturahim itu wujud pengaktualisasikan pembelajaran Agama secara nyata, sebab manusia berhubungan dengan manusia pasti tidak selamanya indah, terkadang ada gesekan yang tidak mungkin di hindarkan.
“Kebanyakan sifat manusia itu cenderung untuk egois dan tidak mau meminta maaf atau memberi maaf, tetapi lebaran merubah segalanya. Manusia berebut salah dan meminta maaf tanpa di paksa dan terpaksa, alangkah indahnya jika satu tahun lebaran selamanya, sehingga tidak ada pertikaian, permusuhan, kedengkian dan hal hal yg negatif diantara kita,” jelasnya.
Selanjutnya, Asep juga menjelaskan bahwa, silaturahim itu terbangun dari istilah silah dan rahim, dimana silah itu menyambung sementara rohim itu keluarga maka silaturahim menjadi wahana untuk menyatukan kembali keluarga-keluarga yang sudah mulai terbengkelai.
“Semoga kita menjadi orang yang bersatu lagi dalam bingkai silaturahim,” ujar Asep.
Diakhir sambutan Asep juga berharap, silaturahim ini menjadi ladang amal ibadah bersama untuk tetap menjaga marwah kebersamaan, persatuan dan kesatuan di lingkungan SMP Negeri 3 Cipeundeuy Subang, serta menumbuhkan kerja keras dan kerja cerdas untuk mencetak generasi yang beriman dan bertakwa namun tetap memiliki potensi besar untuk merebut pangsa pasar global yang tidak melupakan kearifan lokal.
(wan/red).





