SUBANG | BEWARA.CO.ID | Suksesnya kegiatan Hari krida Tani (Ruwat Bumi), di Desa Kaliangsana, tak lepas dari ide kreatif seorang tokoh pemuda di Desa Kaliangsana.
Salah satunya Fajar Nugraha Arwah Saputra, hampir sebulan, dirinya mempunyai ide kegiatan Hari Krida Tani dengan menggelar berbagai macam acara, tentunya dari setiap perwakilan Dusun atau pun Rukun Wagra (RW), di Desa Kaliangsana Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang.
Abah Fajar yang sebelumnya menjabat Ketua Karang Taruna Desa kaliangsana, dan selanjutnya saat ini menjabat anggota BPD Desa Kaliangsana mengungkapkan bahwa, ide dan kreatif ini tentunya berawal dari rempugan atau kumpulan dari beberapa tokoh masyarakat di Desa Kaliangsana, baik Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan juga elemen masyarakat lainnya di Desa Kaliangsana.

Terlepas dari itu, Fajar Nugraha Arwah Saputra pun di bantu langsung oleh para Kepala Dusun (Kadus), Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT), dan juga pengurus ibu-ibu Kader atau ibu-ibu PKK Desa Kaliangsana.
“Alhamdulillah walau belum semuanya acara di gelar, kami merasa bangga dengan antusias warga Desa Kaliangsana dalam memperingati Ruwatan Bumi khususnya di Desa kami ini,” ujarnya.
Sementara itu, Fajar juga menambahkan bahwa, kegiatan Hari Krida Tani (Ruwatan Bumi) tersebut tentunya sebagai bentuk syukur kepada Allah, dengan kesuksesannya kegiatan Hari Krida Tani atau Ruwatan Bumi ini selaku tokoh pemuda Desa kaliangsana mengucapkan hamdalah serta merasa bangga, sehingga acara berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah dengan kekompakan kami dari Karang Taruna yang dipercaya Kepala Desa untuk menyelenggarakan atau menjadi panitia hari krida tani, tentunya ini berkat kerja keras kami dari karang taruna, tentunya dengan menghasilkan hasil yang cukup menggembirakan, sukses, dan lancar. Mudah-mudahan dengan adanya Krida tani ini, hajat masyarakat Desa Kaliangsana setelah itu berdampak kepada hasil pertanian para petani Desa Kaliangsana juga mudah-mudahan menghasilkan yang terbaik untuk masyarakat kaliangsana,” ungkapnya.
Sementara itu, Ia juga menjelaskan bahwa, usai acara pokok hajat tumpeng tadi diselenggarakan, dan saat ini, kita akan menyelenggarakan pentas seni dari warga masyarakat Desa Kaliangsana dari masing-masing RW menampilkan kesenian-kesenian yang ada di lingkungan RW nya masing-masing.

“Kegiatan kami lanjutkan kembali, nanti sore dengan ruwat bumi, dan di tutup nanti malam pagelaran wayang golek dari Giri Harja 3 Putra dengan dalang Yogaswara S. Sunarya dari Bandung. Hal ini kami lakukan tentunya untuk menyatukan warga masyarakat Desa Kaliangsana, tentunya dengan silaturahmi hajat bumi ini kami warga masyarakat Desa Kaliangsana bersatu padu bersukacita bersama-sama menikmati hiburan-hiburan yang kami selenggarakan,” pungkasnya. (Wan/Red)





