Hari ke Dua, Tim Idensos Bersama Muspika Purwadadi, Gelar Sosialisasi Pencegahan Anti Radikalisme dan Terorisme di Desa Purwadadi Barat

Ket Foto : Istimewa

SUBANG | BEWARA.CO.ID | Hari ke dua, kegiatan Sosialisaai Pencegahan Inteloransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme, saat ini digelar di Aula Desa Purwadadi Barat, Kecamatan Purwadadi Subang, Selasa, (21/10/2025).

Kegiatan Sosialisasi ini dipimpin langsung, Tim Identifikasi Sosial (Idensos), Agung Cahyo, didampingi Camat Purwadadi Subang, Andri Darmawan, Babinsa AD, serta Kepala Desa Purwadadi Barat dan staf juga pegawai Desa Purwadadi Barat, para RT, RW, Kepala Dusun, dan juga tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Seperti hal yang yang kemarin dijelaskan saat hari pertama sosialisasi di Desa Panyingkiran, kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai aksi teror, serta aksi radikalisme, hal ini tentunya demi terciptanya lingkungan yang aman, dan damai.

Tim Identifikasi Sosial, (Idensos), Agung Cahyo dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan ini secara langsung meningkatkan kesadaran masyarakat, terkait bahaya paham radikalisme, hal ini, pentingnya manjaga kersatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Ket Foto : Tim Identifikasi Sosial (Idensos) Datasemen Anti Teror 88, Agung Cahyo.

“Radikalisme dan terorisme kerap kali berawal dari sikap intoleransi, yang kemudian berkembang menjadi tindakan ekstrem,” ujar Agung Cahyo.

Hal ini, Agung juga menyatakan bahwa, sebagai warga negara Indonesia, semua memiliki tanggung jawab, tentunya untuk menjaga keutuhan bangsa ini.

“Maka dari itu, salah satunya kami sampaikan sosialisasi Pencegahan Inteloransi, Radikaisme, Ekstrimisme dan Terorisme terhadap masyarakat melalui Pemerintahan Desa,” ungkap Agung.

 

Ket Foto : Tanya jawab bersama perangkat Desa Purwadadi Barat, Pencegahan Inteloransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme, saat ini digelar di Aula Desa Purwadadi Barat, Kecamatan Purwadadi Subang, Selasa, (21/10/2025). (Istimewa).

Hal ini Agung juga menjelaskan bahwa, sosialisasi ini menjadi upaya nyata dalam menanamkan pemahaman tentang pentingnya menjaga keutuhan NKRI.

“Banyak berbagai cara untuk mengantisipasi radikalisme dan terorisme itu, saat ini ajakan tersebut sudah banyak baik itu melalui medsos atau pun perkumpulan atau riungan di lingkungan. Maka dari itu, kita selaku stake holder ditingkat Desa harus bisa mencegahnya aksi-aksi tersebut,” jelasnya.

Camat Purwadadi, Andri Darmawan, mengatakan bahwa, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada jajaran Tim Densus 88 anti teror Mabes Polri, yang di wakili langsung, Tim Identifikasi Sosial (Idensos).

Ket Foto : Camat Purwadadi, Andri Darmawan S.S.TP., M.M., saat menyampaikan sambutan di Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Inteloransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme, saat ini digelar di Aula Desa Purwadadi Barat, Kecamatan Purwadadi Subang, Selasa, (21/10/2025). (Istimewa).

“Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami, sehingga masyarakat dapat memahami bahaya radikalisme, ekstrimisme dan juga terorisme ini,” ucap Andri.

Hal ini Andri juga menambahkan bahwa, hal ini pihak pemerintahan sangat membutuhkan informasi ini, sehingga kedepannya untuk antisipasi kejadian yang tidak diharapkan tentunya,” jelasnya.

Andri juga menjelaskan bahwa, sosialosasi ini, pihak lingkungan pun membutuhkan apalagi ini sebagaii wawasan penting terkait pengetahuan untuk mencegah aksi radikalisme dan terorisme.

Ket Foto : Istimewa

“Sebagaimana istilah, mencegah lebih baik daripada harus mengobati. Dan melalui sosialisasi ini, sangat dibutuhkan masyarakat,” tutur Andri.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi ini juga sengaja di laksanakan di setiap Desa di Kecamatan Purwadadi, karena Purwadadi ini, sebagai perlintasan para pelaku aksi anarkisme, serta terorisme, yang nantinya pun masuk ke ranah radikalisme.

“Kegiatan ini, kami sengaja membawa ke seluruh Kepala Desa, di Purwadadi, dan hari ini sudah masuk hari ke dua, kami lakukan ini agar masyarakat dan juga para perangkat Desa mengetahui wawasan terkait aksi radikalisme, terorisme dan eksttimisme,” tutur Andri.

Ket Foto : Istimewa

Andri juga menjelaskan bahwa, aksi terorisme ini berawal dari toleransi, dan salah satunya adalah  suatu perbedaan, sehingga hal ini rasa saling mencurigai atau sesuatu hal yang ditutup tutupi, dan nantinya termasuk ke aksi radikalisme dan seterusnya ke arah terorisme.

Pantauan bewara.co.id, kegiatan sosialisasi yang disampaikan Tim Idensos ini akan dilakukan secara terus menerus dari desa ke desa tentunya di acara rapat minggon Desa khususnya di Kecamatan Purwadadi.

“Dihari kedua kegiatan sosialisasi ini, berlokasi di Desa Purwadadi Barat, Insya Allah kedepanya kami lakukak di Setiap desa, sekaligus menggelar rapat minggon Desa,” pungkasnya. (wan/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *