Mengaku Anggota Polisi, Polisi Amankan Oknum PNS Yang Dibentak Panji Gumilang di Ponpes AL Zaytun

Ket Foto : Istimewa (Scrend Shoot Aplikasi TikTok)

SUBANG | BEWARA.CO.ID | Viral di media sosial Tik Tok, video seorang pria berkaus hitam yang dibentak Panji Gumilang di Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu.

Namun pria yang berkaos hitam tersebut berawal mengaku sebagai polisi tersebut ternyata seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di BaKesbangpol Provinsi Jawabarat.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut tentunya di ungkapkan Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar saat di temui DetikJabar, Sabtu (17/6/2023).

“Perlu saya tegaskan bahwa orang tersebut bukanlah anggota Polri. Sekali lagi, orang tersebut bukan anggota Polri, melainkan PNS dari Bakesbangpol berdasarkan pemeriksaan awal anggota kami pada saat di lokasi,” ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang, dalam video viral tersebut membentak dan menanyakan asal-usul pria berkaus hitam, hal tersebut terjadi saat aksi demo massa pada Kamis (15/5/2023) lalu.

Kapolres Indramayu juga menjelaskan bahwa, kejadian bermula saat salah seorang scuryti Ponpes Al-Zaytun tengah meminta bantuan kepada anggota Polres Indramayu yang mengamankan aksi unjuk rasa, kepada pihak Kepolisian, tentunya pihak Al-Zaytun mengatakan ada beberapa orang yang bertindak mencurigakan.

Ket Foto : Istimewa

“Pada saat itu ada Scuryti yang meminta bantuan anggota kami, bahwa ada orang yang dicurigai sebanyak empat orang terlihat di lokasi Al-Zaytun,” ungkapnya.

Sementara, sewaktu ditanya profesinya tersebut, keempat orang itu tidak memberikan jawaban secara kooperatif.

“Pada saat itu ditanya apa profesinya, jawabannya berbelit-belit, ada yang menjawab wartawan dan ada juga yang menjawab PNS dari Bakesbangpol,” imbuhnya.

Tak lama dari kejadian itu, Panji Gumilang datang dan menanyai pria itu dengan nada yang tinggi seperti dalam video viral. Panji meminta orang orang tersebut meninggalkan lokasi Al-Zaytun.

“Selanjutnya anggota kami mengamankan keempat orang tersebut dan membawa keluar guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dan sekali lagi saya tegaskan bahwa keempat orang tersebut bukanlah anggota Polri. Melainkan PNS dari Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat berdasarkan pengakuan dan pemeriksaan awal pihak kepolisian pada saat di tempat,” tegas Kapolres Indramayu. (Wan/Red)

Sumber : DetikJabar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *